Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa itu Cloud Hosting? Serba-Serbi dan Rekomendasi Cloud Hosting Termurah



CAHYOGYA.COM - Apabila Anda pernah mengamati website penyedia layanan hosting, Anda akan menemukan istilah “cloud hosting” bertebaran di sana. Tidak seperti jenis hosting lainnya yang mengandalkan mesin dengan wujud fisik sebagai tempat penyimpanan datanya, cloud hosting merupakan jenis web hosting yang memungkinkan pemilik website untuk menyebarkan data ke beberapa server yang saling terhubung yang terletak di area geografis yang luas.

Dari sanalah istilah cloud hosting muncul. Hal ini dikarenakan wujud dari server-server tersebut yang hanya berada di dunia virtual. Faktanya, cloud hosting menggunakan kekuatan komputasi dari banyak mesin. Menariknya, tidak seperti penggunaan web hosting tradisional, dengan cloud hosting Anda memiliki akses ke layanan yang ditawarkan mesin tersebut.

Namun sebelum kita melangkah terlalu jauh, mari kita tinjau serba-serbi mengenai cloud hosting terlebih dahulu.

Apa itu Cloud Hosting?

Cloud hosting adalah jenis web hosting yang memberdayakan beberapa server berbeda guna menyeimbangkan beban kerja dan memaksimalkan waktu uptime sebuah website.

Alih-alih mengandalkan satu server, website dengan cloud hosting memanfaatkan “cluster” yang menggunakan sumber daya dari satu pool terpusat.

Nah, ini berarti bahwa meskipun satu server down, server lain akan tetap berjalan dengan normal.Bayangkan cloud sebagai jaring-jaring dari berbagai komputer yang semuanya saling terhubung.

Karena lebih banyak mesin yang terhubung ke jaringan tersebut, maka lebih banyak sumber daya yang diserap oleh cloud secara keseluruhan.

Dengan cloud hosting, pemilik website mendapatkan seporsi “cluster cloud”. Hal ini tentu berbeda dari web hosting konvensional di mana Anda hanya mendapatkan sebagian kecil dari satu server.

Cara Kerja Cloud Hosting

Seperti apa yang telah dipaparkan di bagian sebelumnya, cloud di dalam istilah “cloud hosting” tidak memiliki wujud fisik. Alhasil, Anda tidak dapat melihat apalagi menyentuhnya.

Dengan kata lain, cloud lebih menyerupai struktur elektronik tempat data disimpan di banyak komputer yang berbeda. Kemudian, data-data tersebut disajikan lewat koneksi jaringan internet.

Uniknya, server dari cloud hosting mirip menyerupai satu ruang penyimpanan dan prosesor data yang sangat besar.

Data website yang sebenarnya seperti file HTML/CSS, gambar, dll, tersebar di sekumpulan hard drive yang terhubung bersama, mirip satu disk virtual berkapasitas ekstra besar.

Jenis Cloud Hosting

Sedikitnya, terdapat empat jenis cloud hosting yang umum digunakan, antara lain:

1. Public Cloud


Pada public cloud, seluruh infrastruktur komputasinya terletak di lokasi Cloud Service Provider (CSP) yang menawarkan layanan cloud melalui internet.

Sejatinya, jenis cloud hosting yang satu ini merupakan opsi yang paling ekonomis bagi Anda yang tidak ingin berinvestasi dalam jumlah besar soal tetek-bengek infrastruktur website Anda.

Selain itu, sumber daya public cloud dibagi antara beberapa pengguna yang juga disebut “penyewa”. Kemudian, biaya penggunaan layanan cloud ditentukan melalui penggunaan sumber daya yang digunakan bersama-sama.

2. Private Cloud

Tidak seperti public cloud, jika Anda menggunakan private cloud Anda akan memperoleh infrastruktur khusus yang secara ekslusif dapat Anda pergunakan seorang diri. Secara otomatis, biaya penggunaannya pun ditanggung perseorangan.

Tingkat keamanan dan control cloud hosting tipe ini ada pada level tertinggi apabila dibandingkan dengan jenis lainnya. Pengelolaan private cloud diurus sepenuhnya oleh user. Selain itu, CSP juga tidak menyediakan jasa pengelolaan bagi user.

3. Hybrid Cloud

Model cloud yang berikut ini mencakup karakteristik dari public cloud dan private cloud.

Penggunaan hybrid cloud memungkinkan pemilik website untuk berbagi data dan apps antara public dan private cloud. Beberapa perusahaan umumnya menggunakan hybrid cloud ketika infrastruktur On-Premise mereka membutuhkan lebih banyak skalabilitas. Akibatnya, mereka harus menggunakan skalabilitas yang tersedia pada public cloud untuk memenuhi permintaan bisnis yang berubah-ubah. Di waktu yang bersamaan, perusahaan-perusahaan tersebut juga dapat menyimpan data penting mereka di private cloud.

4. Community Cloud

Community cloud adalah jenis cloud hosting yang digunakan bersama-sama oleh para pemilik website yang memiliki tujuan atau berkecimpung di bidang industri yang sama.

Struktur community cloud dibangun dengan memahami kebutuhan komputasi bersama.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya faktor termasuk security policies dan peraturan-peraturan tertentu yang perlu diikutsertakan ke dalam persetujuan penggunaan community cloud.

Keunggulan Cloud Hosting

Menariknya, ada beberapa manfaat luar biasa yang bisa Anda raup ketika menggunakan teknologi cloud ketimbang jenis server lainnya.

1. Dapat Diandalkan

Jika website Anda cuma mengandalkan satu mesin dan, sayangnya, mesin itu offline, maka besar kemungkinannya situs web Anda akan hilang.

Di sisi lain, jika penyimpanan data website Anda dibagi di antara berbagai mesin yang saling berhubungan yang mana semuanya menyimpan informasi yang sama dan salah satunya offline, mesin lain dapat mengambil alih tugas tersebut sehingga website Anda tetap dapat diakses oleh user.

Apabila Anda belum sepenuhnya mempercayai seberapa besar dampak dari downtime terhadap performa website Anda (lebih-lebih lagi terhadap toko online Anda), maka pertimbangkan contoh terkenal dari kasus berikut.

Gara-gara server down selama 13 menit pada Prime Day 2018, Amazon mengalami kerugian sebesar $100 juta. Dengan kata lain, Amazon merugi lebih dari $120.000 per detik hanya karena downtime yang dapat dicegah.

2. Skalabilitas

Karena struktur dari cloud hosting yang unik tersebut, Anda memiliki lebih banyak akses terhadap sumber daya sistem. Bahkan setelah sumber daya tersebut dibagikan di antara semua akun yang berbeda di pengaturan public cloud Anda, tersisa sejumlah besar daya processing.

Beruntungnya, dengan cloud hosting Anda dapat menyesuaikan kembali besaran sumber daya yang Anda butuhkan dengan mudah. Berbeda dari dedicated server yang mana peningkatan jumlah visitor secara mendadak dapat menyebabkan situs web down, cloud hosting memastikan akun Anda dapat merespons request tersebut dengan baik.

Juga, Anda hanya perlu membayar untuk besaran sumber daya yang Anda gunakan.

3. Serbaguna

Cloud hosting juga sangat serbaguna.

Bukan cuma itu, Anda juga bisa memilih pengaturan khusus yang dibuat eksklusif untuk memenuhi kebutuhan spesifik Anda. Dengan kata lain, Anda tidak perlu membeli paket standar seperti penawaran web hosting pada umumnya jika tidak ada satupun opsi yang dirasa sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jadi, Anda bisa memilih secara bebas mengenai besaran ruang, daya pemrosesan, OS, dan keamanan yang Anda butuhkan dengan pengaturan cloud.

Kesimpulannya, cloud dapat mengakomodasi apapun kebutuhan web hosting Anda.

Rekomendasi Cloud Hosting Termurah

Ada lusinan (atau bahkan mungkin ratusan) penyedia web hosting yang menawarkan cloud hosting dengan bermacam-macam klaim. Karenanya, menemukan provider yang tepat bisa menjadi satu dilema tersendiri bagi Anda. Lebih-lebih lagi jika budget Anda tidak besar. Mencari cloud hosting termurah pun menjadi tujuan utama Anda.

Namun, di mana Anda bisa beli cloud hosting murah berperforma tinggi? Di DomaiNesia, jawabannya.DomaiNesia menawarkan bermacam-macam pilihan hosting berdasarkan harga, space, dan bandwith yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Kabar baiknya, semua paket hosting tersebut didukung infrastruktur cloud unggulan. Ini berarti semua paket hosting di DomaiNesia memiliki backup harian ke cloud. Alhasil, Anda usah khawatir kehilangan data.

Bukan cuma itu, di DomaiNesia Anda bisa mendapatkan gratis domain dan gratis SSL dengan membeli minimal paket “Hosting Super” dengan siklus 1 tahun.

Dengan budget Rp32.000,00 saja per bulannya, Anda bisa mendapatkan seluruh fasilitas menakjubkan ini tanpa harus menguras kantong.

Penutup

Cloud hosting adalah jenis web hosting yang memberdayakan beberapa server berbeda guna menyeimbangkan beban kerja dan memaksimalkan waktu uptime sebuah website.

Cloud di dalam istilah “cloud hosting” tidak memiliki wujud fisik. Dengan kata lain, cloud lebih menyerupai struktur elektronik tempat data disimpan di banyak komputer yang berbeda. Kemudian, data-data tersebut disajikan lewat koneksi jaringan internet. Terdapat bermacam-macam jenis cloud hosting yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Harganya pun bervariasi. Anda dapat menyesuaikannya dengan budget Anda tanpa mesti menggadaikan kinerja website Anda.



Kamu suka artikel di atas? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

CAHYOGYA.COM - Situs Anak Muda Jogja

Berlangganan via Email