Tips Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak-Anak
Table of Contents

CAHYOGYA.COM - Sebagai orang tua, kesehatan anak tentu menjadi salah satu aspek penting yang wajib diutamakan. Siapa sih yang ingin anaknya menderita karena memiliki masalah kesehatan? Tentu di dunia ini tidak ada orang tua demikian.
Bicara soal masalah gangguan kesehatan pada anak-anak, gigi berlubang merupakan penyakit umum yang kerap menghantui orang tua. Terutama ketika si buah hati mulai menginjak usia 3 tahun, dimana pada usia ini anak sudah mulai bisa menikmati makanan pokok pada umumnya.
Berdasarkan pengalaman pribadi, anak-anak memang cenderung menyukai makanan atau minuman manis dibandingkan rasa lain. Alhasil, tidak heran jika mayoritas orang tua mendapati anak mereka mengalami masalah gigi berlubang.
Lantas, kira-kira bagaimana cara mencegah agar si buah hati tidak mengalami masalah gigi berlubang? Berikut ini merupakan tips yang bisa Anda gunakan.
Tips Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak-Anak
1.Rajin Membersihkan Gigi
Tidak bisa dipungkiri, sikat gigi secara teratur bisa menjadi cara efektif untuk mencegah datangnya penyebab gigi berlubang. Jadi, sebagai orang tua Anda harus rajin memberikan penekanan kepada si buah hati agar tidak lupa menyikat gigi sebelum tidur dan ketika mandi pagi.
Sebaiknya jangan menunggu sampai masalah gigi anak berlubang, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Bukan?
2.Ajarkan Anak Untuk Mengkonsumsi Makanan Sehat
Rasa manis yang terkandung di dalam permen, susu, ataupun biscuit memang lebih mudah dihafal dan dikenali. Untuk mencegah agar anak Anda tidak kecanduan dengan gula atau rasa manis, Anda bisa memperkaya pengetahuan anak dengan cara mengenalkan makanan sehat.
Sebagai contoh, Anda bisa mengenalkan sayuran, keju, atau buah-buahan yang kaya akan rasa agar pengalaman anak bisa lebih banyak. Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk membatasi konsumsi cokelat, permen, serta minuman berkarbonasi yang tidak baik untuk gigi si buah hati.
3.Rutin Konsultasi dengan Dokter Gigi
Pada umumnya, anak-anak perlu mendapatkan perhatian pada bagian gigi sejak usia 1 tahun. Selain untuk mengetahui jika terjadi masalah pada pertumbuhan gigi, hal ini juga berfungsi untuk membentuk awareness agar orang tua tidak lupa untuk memperhatikan kesehatan gigi anak.
Anda bisa melakukan pemeriksaan gigi anak secara berkala setiap satu bulan atau tiga bulan sekali, tergantung dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan si buah hati.
4.Ajarkan Cara Sikat Gigi yang Benar
Mengajari anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar memang membutuhkan kesabaran. Anda tidak perlu terburu-buru, karena si buah hati setidaknya masih perlu diberikan contoh dan pengawasan tentang cara menyikat gigi sampai sekitar umur enam tahun.
Rutinitas sikat gigi pada anak sendiri biasanya sudah boleh dilakukan ketika anak memasuki usia 3 tahun. Tentu dengan pengawasan ketat serta beberapa ketentuan tambahan, misalnya seperti membatasi penggunaan pasta gigi, menggunakan jenis pasta gigi khusus, serta memperhatikan jenis sikat yang digunakan.
Masalah gigi anak berlubang memang kerap kali menghantui, terutama di era sekarang dimana semakin mudah menemukan makanan fast food yang mengandung gula. Kendati demikian, Anda harus terus mengawasi kesehatan si buah hati agar selalu rajin menjaga kesehatan gigi serta selalu menerapkan pola hidup sehat sebagai rutinitas sehari-hari.
Semoga bermanfaat.
Kamu suka artikel di atas? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini


Post a Comment