5 Tips Membeli Rumah Bagi Generasi Milenial
Table of Contents
CAHYOGYA.COM - Dari dulu sampai sekarang membeli rumah bukanlah perkara yang mudah. Kendati sudah memiliki dana dan melakukan riset sedemikian rupa, kadang tetap saja ada satu atau dua hal yang luput dari perhatian kita.
Proses membeli rumah atau properti memang membutuhkan banyak persyaratan yang harus dilakukan. Tapi tenang, pada kesempatan kali ini kami akan membahas seputar tips sebelum membeli rumah yang bisa dijadikan sebagai referensi bagi generasi milenial. Seperti apa tipsnya? Berikut selengkapnya.
5 Tips Membeli Rumah Bagi Generasi Milenial
1.Menentukan Budget
Tidak bisa dipungkiri, budget menjadi faktor utama yang perlu dipertimbangkan jika ingin membeli properti. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menghitung dengan teliti kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi dalam sebuah properti. Misalnya, ketika membeli rumah pertimbangkan berapa kamar yang dimiliki, apakah perlu garasi? Atau justru butuh halaman belakang untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
2.Memilih Lokasi
Tips selanjutnya yakni menentukan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Perlu diketahui, lokasi adalah salah satu faktor penting yang bisa mempengaruhi nilai jual sebuah properti di masa depan dan saat ini. Sebagai contoh, dengan uang Rp200 juta saat ini mungkin Anda sudah bisa mendapatkan rumah minimalis di daerah pinggiran Jogja. Akan tetapi, jika Anda ingin membeli rumah di dalam kota Jogja maka akan sulit terwujud dengan nominal tersebut.
Selain itu, pertimbangan dalam memilih lokasi juga bisa didasarkan pada kondisi lingkungan, apakah daerah tersebut menjadi langganan banjir di musim hujan, dekat dengan fasilitas umum, hingga memiliki kualitas air tanah yang memadai.
3.Mempelajari Berbagai Sistem Pembiayaan
Mempelajari sistem pembiayaan sangat penting ketika Anda ingin membeli sebuah rumah atau properti. Pasalnya, hal ini akan melibatkan jumlah dana yang tidak sedikit sehingga perlu beberapa opsi pembayaran agar bisa berjalan dengan lancar.
Di Indonesia, terdapat beberapa biaya dalam transaksi properti, mulai dari Booking fee atau uang tanda jadi, DP (Down Payment), biaya pengajuan IMB, pajak balik nama, dan beberapa lainnya.
Untuk pilihan sistem pembayaran sendiri setidaknya ada tiga macam. Pertama adalah KPR (Kredit Pemilikan Rakyat), metode pembayaran properti ini bisa dibilang paling populer karena Anda bisa membeli rumah dengan cara dicicil setiap bulan melalui bank. Skema dari KPR sendiri sebenarnya cukup sederhana, yakni Bank memberikan dana talangan untuk membeli properti kemudian Anda sebagai pemilik bisa membayar dengan cara dicicil setiap bulan dengan rentang waktu hingga 20 tahun.
Meski terbilang ringan, namun sistem pembiayaan KPR tidak bisa didapatkan secara sembarangan. Ada proses pengajuan dimana Anda bisa saja ditolak atau tidak diterima karena kondisi keuangan yang dinilai kurang stabil.
4.Pilih Pengembang Properti Terpercaya
Ada banyak pengembang properti terpercaya yang bisa memenuhi kebutuhan Anda. Namun, sayangnya banyak juga pengembang properti nakal yang kerap kali memanfaatkan keadaan dengan cara memberikan informasi palsu atau tidak akurat.
Anda bisa melihat kredibilitas para pengembang dari track record yang selama ini mereka kerjakan. Informasinya sendiri bisa dilihat dari internet atau sesama teman yang sudah terlebih dahulu memiliki pengalaman membeli properti.
Sebenarnya memilih pengembang properti terpercaya sendiri relatif gampang. Ada satu trik yang bisa dilakukan, yakni Anda hanya perlu menyusun daftar perumahan yang memiliki kualitas bagus di lokasi yang Anda inginkan kemudian mencari tahu siapa pengembangnya. Dengan begitu tidak ada informasi yang dilebih-lebihkan karena bisa melihat sendiri hasil kerjanya.
5.Lakukan Survei Langsung ke Lokasi
Nah, terakhir jika Anda sudah melakukan berbagai tips di atas dan merasa cocok, selanjutnya adalah melakukan survei rumah secara langsung. Aktivitas survei langsung sendiri merupakan bagian yang sangat penting, terutama bagi generasi millennial yang baru memiliki rumah untuk pertama kali.
Ketika melakukan survei lokasi, pastikan kondisi bangunan sudah sesuai dengan kesepakatan, periksa juga kondisi lingkungan sekitar apakah memiliki akses yang baik dengan fasilitas umum yang memadai, atau justru sebaliknya.
Terkait urusan survei, biasanya para pengembang atau developer rumah memfasilitasi hal ini lewat acara open house. Anda bisa memanfaatkan momen tersebut agar tidak tergocek dengan makelar atau agen properti.
Itulah beberapa tips yang harus dipertimbangkan sebelum Anda membeli properti. Bagi Anda yang saat ini sedang mencari hunian atau properti sebagai investasi, Anda bisa mempertimbangkan unit rumah Kenari Kebonkopi Alamasri yang berada di daerah Cijerah, Bandung. Perumahan yang bisa didapatkan mulai dari Rp824 jutaan ini menawarkan hunian private dan asri di tengah kota lengkap dengan gaya arsitektur bangunan yang menawan. Dapatkan berbagai informasi terkait Kenari Kebonkopi Alamasri melalui website www.kenarikebonkopialamasri.com.
Semoga bermanfaat.
Kamu suka artikel di atas? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini


Post a Comment