Ketahui Teknik Pemasangan Tembok Supaya Kokoh dengan Semen Mortar

Table of Contents


CAHYOGYA.COM - Ketika mempunyai rumah, tentunya Anda ingin memiliki rumah dengan tembok kokoh agar tahan lama digunakan. Semen mortar bisa menjadi solusinya lantaran praktis digunakan untuk pembangunan hunian, kantor maupun bangunan lainnya. Umumnya mortar digunakan ketika dinding selesai diplester dengan teknik pemasangan tembok sebagai berikut:

Hitung Takaran Bahan Acian

Untuk membuat acian menggunakan mortal Anda harus mengukur bahan dengan takaran yang benar. Bahan yang akan digunakan dalam pencampuran, yaitu mortar dan air. Takarannya menggunakan perbandingan baku 2:1, yaitu 2 bagian untuk semen dan 1 bagian air. Namun, keduanya bisa disesuaikan tergantung dari merk dan jenis material atau penggunaan acian tersebut. Karenanya, cari tahu dulu penggunaannya untuk apa, jenis materialnya, dan jenis mortar yang digunakan, apalagi hasil pengadukan bisa berbeda-beda disesuaikan untuk keperluan apa.

Campurkan Mortar Acian dan Air

Siapkan wadah besar sebagai tempat pengadukan campuran semen mortar dengan air. Masukkan semua bahan ke dalam wadah dan aduk menggunakan kayu pengaduk agar bahan-bahan tercampur rata. Setelah pengadukan selesai, dianjurkan agar segera diaplikasikan. Hal ini lantaran jika dibiarkan dulu terlalu lama akan membuat bahan jadi mengering dan tidak bisa digunakan.

Menggunakan Roskam 

Apabila Anda ingin hasil pengaplikasian mortar lebih baik, terutama jika digunakan untuk bahan pengacian dinding, maka gunakan roskam. Alat ini sering digunakan untuk merapikan hasil pengacian agar halus dan rapi. Selain itu, sebaiknya menggunakan jenis roskam besi agar hasilnya lebih halus dan lebih cepat rapi.

Cara Pengaplikasian Acian 


Jika bahan acian dari semen mortar telah selesai diolah, saatnya pengaplikasian langsung pada bangunan tembok. Berikut caranya:

1.Pastikan Dinding Sudah Kering

Keringkan dulu dinding yang akan dilakukan plester, sekitar 2 minggu agar pengacian dinding benar-benar melekat. Jika dinding belum kering, bisa saja dinding jadi lembab dan acian tidak menempel dengan sempurna.

2.Plester Saat Keadaan Basah   
      
Basahi dulu plester bangunan yang mengering sebelum adukan semen mortar diaplikasikan agar acian dapat melekat dengan kuat. Namun, bagian yang dibasahi hanya luarnya, khusus bagian yang akan dilakukan proses mengaci.

3.Proses Acian Harus Cepat

Saat pengaplikasiannya, pengacian harus dilakukan dengan cepat agar air tidak meresap ke dalam dinding dan membuatnya lembap. Pastikan melakukan pembasahan dinding secara bertahap bukan langsung semuanya.

4.Perhatikan Ketebalan Acian

Untuk ketebalan acian 1 sampai 3 mm saja, maka perhatikan saat proses pengerjaannya. Jika terlalu tebal dikhawatirkan membuat permukaan kurang halus dan bergelombang.

Itulah teknik pemasangan tembok supaya kokoh dengan semen Mortar yang bisa Anda coba aplikasikan saat akan membangun suatu rumah atau mengerjakan proyek perumahan. Semoga bermanfaat.



Kamu suka artikel di atas? Jika suka silakan klik bagikan pada artikel ini 

CAHYOGYA.COM - Situs Anak Muda Jogja

Post a Comment